Berawal Dari Kumpul Warga, Garda RT 02/01 Kampung SIDOMULYO salurkan bantuan bencana untuk Sumatera

Daerah, Pekanbaru, Terbaru429 Dilihat

Pekanbaru – Gemuruhnews.com
Semangat gotong royong warga Kampung Sidomulyo, Pekanbaru, membuktikan bahwa jarak bukanlah penghalang. Posko Garis Terdepan (GARDA) RT 02 RW 01 Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai sukses menjalankan misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik secara langsung ke wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat dan Aceh Tamiang, serta berencana melanjutkan misi ke Sumatera Utara.

Misi penyaluran kemanusiaan langsung ke Sumatera Barat ini melibatkan di antaranya:
​M. Usman (Ketua RW. 01)
​Rusli Efendi (Ketua RT. 02)
​Ramli Tanjung (Ketua RT. 03)
Supriyanto (Ketua Pemuda RW. 01)
Sarino (Koordinator Keamanan RT 02)
​Nidar dan Bu Sri Ratna (Keterwakilan Kaum Perempuan)
​Dimas Aji Akbar (Keterwakilan Pemuda RT. 02/01)

​Rusli Efendi, Ketua RT.02/01, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan perwujudan amanah dari masyarakat Sidomulyo. “Kami ingin menyampaikan langsung donasi ini, bukan hanya di Sumbar, tetapi juga kepada saudara kita di Aceh Tamiang, dan insyaallah Sumut menyusul,” ujar Rusli.

​Penyaluran Tepat Sasaran di Palambayan Agam

​Di Sumatera Barat, fokus penyaluran diarahkan ke Desa Koto Alam, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam. Keputusan mengantar langsung dilatarbelakangi keinginan kuat tim untuk memberikan dukungan moral dan melaporkan kondisi sesungguhnya kepada masyarakat Pekanbaru.

​Bantuan yang terkumpul dari partisipasi aktif warga—sebagian besar dalam keadaan baru—meliputi kebutuhan mendesak seperti sembako (beras, mie, sarden), makanan siap saji, pampers, obat-obatan, hingga berbagai jenis pakaian.

​Menembus Medan Berat Selama 12 Jam

​Misi penyaluran tidak berjalan mulus. Supriyanto ( Ketua Pemuda RW.01) memaparkan, perjalanan ke Agam merupakan tantangan terbesar karena kondisi akses jalan yang kecil, rusak, dan banyak mengalami longsor.

​”Jalan yang aman dilewati kendaraan memakan waktu hingga lebih kurang 12 jam dari Pekanbaru. Kami beruntung dibantu saudara asal Sumbar sehingga tidak menempuh waktu hingga 17 jam seperti tim lain,” tambahnya, menegaskan bahwa perjuangan tersebut menguras fisik namun sebanding dengan tujuannya.

​Filosofi “Keluarga Kami” dan Pesan Optimisme

​Mengenai spanduk yang bertuliskan “Untuk Keluarga Kami,” tim relawan GARDA menyatakan bahwa: “Saudara bukan hanya soal sedarah, tetapi selagi sebangsa dan setanah air, sesama manusia yang membutuhkan, wajib untuk kita saling menguatkan.”

​Sebagai penutup, Ketua RW 01 Kampung Sidomulyo M. Usman yang juga ikut dalam menyalurkan bantuan bersama menyampaikan pesan mendalam kepada para korban yang kini berjuang untuk bangkit serta sebagai wujud dukungan penuh dan apresiasi kepada tokoh masyarakat RW. 01 yang telah membuat program / gerakan yang luar biasa.

Ia berpesan kepada korban bencana​”Kalian lebih sabar, kalian lebih kuat ketimbang kami. Kita jalani ini atas dasar menerima bahwa semua ini sudah ketetapan dari Allah SWT. Semua ada hikmahnya.”ucap Usman.

​Gerakan GARDA ini diharapkan dapat menjadi penyulut bagi masyarakat Pekanbaru untuk terus menumbuhkan rasa kebersamaan dan menguatkan semangat gotong royong di masa mendatang.**Mr

Tinggalkan Balasan