LATEST NEWS

Tanjung Pinang

Tambang Bauksit di Tanjung Pinang Akan Beroperasi Kembali

Sabtu, 20 April 2013 23:53:13 WIB

Tambang Bauksit di Tanjung Pinang Akan Beroperasi Kembali
Photo : Tambang bauksit

 

Tj.Pinang-Para pengusaha pertambangan bauksit di Tanjungpinang boleh berlega hati. Pemko Tanjungpinang memberi sinyal akan membuka kembali izin penambangan bauksit setelah sempat dihentikan beberapa waktu lalu.

Namun, kapan perusahaan boleh beroperasi menambang lagi, masih belum ada kepastian waktunya. Semua masih menunggu intruksi dari Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah.

"Tentunya akan kita beri kesempatan untuk mereka agar dapat menambang kembali. Tapi, kapan dibukanya aktivitas tambang bauksit ini nanti, bukan kapasitas saya untuk menjawabnya. Harus disampaikan dulu kepada Bapak Walikota," kata Kabid Kehutanan Energi dan SDM Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang Zulhidayat usai menggelar pertemuan bersama pengusaha tambang bauksit di Kantor KP2KE Tanjungpinang, Jumat (19/4).

Dijelaskan, ada beberapa pertimbangan yang akan disampaikan kepada walikota dalam waktu dekat. Pertimbangan tersebut merupakan hasil pertemuan yang digelar bersama lima pengusaha bauksit di daerah ini.

"Di antaranya adalah menindaklanjuti suara masyarakat yang meminta Pemko Tanjungpinang untuk mengkaji kembali penghentian bauksit itu. Lalu terganggunya kerja sama yang terjalin antara buyer (pembeli) dan pengusaha tambang serta sudah dipatuhi kewajiban-kewajiban pengusaha. Pertimbangan ini yang diperoleh dari rapat bersama pengusaha akan kami sampaikan kepada Bapak Walikota secepatnya," kata Zulhidayat.

Rapat tersebut, katad ia, bertujuan untuk melakukan evaluasi terkait pemberhentian sementara tambang bauksit.

"Kelima perusahaan yang ikut rapat adalah PT AIPP, PT Lobindo, PT Telaga Bintan, PT HKBP dan PT Antam Resorsindo. Mereka sangat berharap tambang kembali dibuka dan siap menaati seluruh aturan dan kewajiban yang ditetapkan pemerintah," terang Zulhidayat.

Pada prinsipnya, ujar Zulhidayat, penghentian tambang sementara adalah untuk melakukan pembenahan secara optimal  dan meminimalisir dampak lingkungan yang terjadi.

"Tim terpadu pengawasan tambang ke depannya akan diperkuat lagi dalam melakukan fungsi kontrol terhadap aktivitas tambang. Yang terpenting juga adalah komitmen dari pengusaha tambang ke depannya," tegasnya.      

Sebelumnya diberitakan, seluruh aktivitas penambangan bauksit di Tanjungpinang resmi dihentikan. Ketetapan tersebut, berdasarkan surat Walikota Tanjungpinang Nomor 545/278/KPPKE tanggal 8 April tahun 2013 tentang pemberhentian sementara.

Soal pertemuan Dinas KP2KE dengan lima perusahaan tambang bauksit itu, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, pertemuan tersebut digelar untuk mendengar dan juga memberikan masukan kepada pengusaha tambang serta langkah-langkah ke depannya.

"Hari ini kita kumpulkan pemilik resmi penambang bauksit dengan tujuannya untuk mendengar dan juga memberikan masukan. Pemerintah telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pertambangan yang ada di Tanjungpinang dan selain itu juga permasalahan di lapangan pemerintah juga telah disampaikan kepada mereka para penambang," ujarnya ditemui di GOR Kaca Puri, usai memberikan motivasi kepada anak SMP yang akan mengikuti ujian nasional.

Kata Lis, pengusaha tambang bauksit harus bertanggung jawab terhadap izin yang dimilikinya.

"Apabila hasil peretemuan itu opsinya pertambangan bauksit itu dibuka kembali, maka ada konsekwensi yang harus dipenuhi mereka (pengusaha). Dan apabila keluar dari jalur (konsekwensi) itu maka kita akan lakukan penghentian total," kata Lis.

Dikatakan, pemerintah bisa menghentikan penambang yang tidak mengikuti peraturan, salah satunya melakukan reboisasi atau penghijauan di lingkungan yang sudah diekplorasi.

"Penambang harus memperhatikan dampak lingkungan, jangan asal garuk tapi tidak bisa melakukan kembali perbaikan. Kita masih menunggu formulasi dari pertemuan ini. Intinya, aktivitas  tambang jangan sampai merusak lingkungan," ujar Lis.(red)