LATEST NEWS

Special

Perijinan Pulau Bokor Tidak Ada Masalah

Rabu, 08 Oktober 2014 22:01:01 WIB

Perijinan Pulau Bokor Tidak Ada Masalah
Photo : Pulau Bokor dan Agus Sahiman

BATAM GEMURUH NEWS - Simpang siur pengalokasian Pulau Bokor yang menuai sorotan keras dari berbagai elemen masyarakat akhirnya terjawab juga, setelah sejumlah kalangan mengkritik kebijakan Pemko Batam sarat dengan kepentingan politik dan uang dari pengusaha  bos minyak terbesar di kepri itu.

Bahkan informasi yang berkembang, pengalokasian pulau Bokor kepada PT. Berantai Bay Stroge terhembus kabar pihak pengusaha yang merupakan si raja minyak dari kepri itu menggelontorkan anggaran mencapai ratusan miliar Rupiah. Tak pelak,  sejumlah pejabat teras pemerintah kota batam dan anggota legislatif di isukan menfapat fee atas alokasi lahan tersebut.

Isu miring pengalokasian lahan inilah membuat sejumlah lsm di kota batam maupun pihak berkompeten tentang lingkungan hidup mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut ada tidaknya tindak pidana hukum.

Mabes polri dan polda kepri sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan tindak pidana hukum terhadap pengalokasian pulau bokor kepada PT. Berantai Bay Stroge. Informasi dari pihak kepolisian sampai saat ini belum ada perkembangan atas pengalokasian pulau bokor kepada si raja minyak kepri tersebut. 

“Perusahan tersebut sudah memenuhi ketentuan dan aturan dari pemerintah kota batam, sejumlah ijin dari berbagai dinas atau pun instansi terkait sudah di miliki perusahan itu. Jadi gak ada masalah, kalo pemerintah kota batam mengeluarkan ijin perinsipnya“ Kata Agusahiman, sekretaris pemko batam kepada GEMURUH NEWS.    

Pihak Pemerintah kota Batam melalui seketaris kota batam Agusahiman menjawab dengan tegas, pemberian ijin prinsip pengalokasian lahan di pulau Bokor sudah sesuai dengan prosedur dan tidak ada masalah.

“Perusahan tersebut sudah memenuhi ketentuan dan aturan dari pemerintah kota batam, sejumlah ijin dari berbagai dinas atau pun instansi terkait sudah di miliki perusahan itu. Jadi gak ada masalah, kalo pemerintah kota batam mengeluarkan ijin perinsipnya“ Kata Agusahiman, sekretaris pemko batam kepada GEMURUH NEWS.

Agusahiman mengatakan, perusahan PT. Berantai Bay Stroge adalah perusahan yang bergerak di bidang pariwisata berencana akan mengembang suatu kawasan wisata di daerah pulau bokor. Pemerintah kota batam menyambut baik rencana PT. Berantai Bay Stroges mengembang kawasan wisata kota batam, asalkan perusahan pengembang wisata tersebut dapat memenuhi segala ketentuan dan aturan dari pemerintah kota batam, seperti sejumlah item persyaratan mulai dari Amdal, dinas perikanan dan kelautan, disprindag, perhubungan, dispenda PBB, dan ganti rugi terhadap masyarakat nelayannya, bahkan dari kementerian pun harus di sertakan.

“ Jadi gak perlu di ribut-ributkan lah, atau pun di permasalahkan karena semua aturan sudah di penuhi perusahan tersebut. Kata seko Batam, di ruang kerjanya kepada GEMURUH NEWS.

Di tegaskannya, lebih lanjut mengatakan. Kita ini sudah beberapa kali di minta keterangan oleh pihak aparat terkait tentang pengalokasian pulau bokor kepada perusahan pengembang kawasan pariwisata tersebut. Dan kita menyampaikan apa adanya sesuai ketentuan dan aturannya. Tapi kalo perusahan tersebut menyalahi dari ijin yang kita berikan, berarti perusahan itu yang buat masalah. Seperti, kalo ijin perinsipnya 10 Ha tapi pengembangan 20 Ha berarti perusahan itu sudah menyalahi ijin dan ketentuan.    

Terkait tudingan pemberian ijin perinsip pengalokasin lahan pulau bokor, pihak pengusaha menggelontorkan anggaran ratusan miliar kepada sejumlah pejabat terkait pemerintah kota batam. Agusahiman secara tegas mengatakan, satu sen pun saya tidak menerima dari pengusaha minyak tersebut. Bahkan sampai saat ini pun saya tak kenal dengan namanya Abob. Tandasnya.(Gordon Silalahi)