LATEST NEWS

Politik

Senin, 20 November 2017 17:55:51 WIB

JK: Pancasila Saja Tak Cukup Atasi Perpecahan Bangsa
JK: Pancasila Saja Tak Cukup Atasi Perpecahan Bangsa

Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa mengimplementasikan Pancasila saja tidak cukup menyelesaikan masalah perpecahan di masyarakat. Sebab, menurutnya, sejarah membuktikan bahwa persoalan horizontal selalu diawali dengan masalah ekonomi.


Ia mencontohkan jatuhnya ...Selanjutnya

Rabu, 20 November 2017 11:15:23 WIB

Kondisi Ekonomi tidak Terpengaruh Tahun Politik
Kondisi Ekonomi tidak Terpengaruh Tahun Politik

Jakarta - Sejumlah kalangan optimistis tahun politik 2018 yang diramaikan dengan pilkada di 171 daerah ataupun persiapan pilpres tidak memengaruhi iklim perekonomian.


Menurut mereka, siklus politik yang bergulir rutin sekali lima tahun itu merupakan hal yang ...Selanjutnya

Selasa, 20 November 2017 11:01:21 WIB

Kompetisi Global Jangan Memecah Persatuan
Kompetisi Global Jangan Memecah Persatuan

Jakarta - Para pemuda harus siap menghadapi kompetisi global. Di ta­ngan pemuda nantinya Indonesia tidak terpecah, seperti Yugoslavia, Sudan, dan Uni Soviet, lantaran persoalan agama, bahasa, dan ekonomi. Meski berbeda warna kulit, rambut, bahasa, suku, agama, ...Selanjutnya

Senin, 20 November 2017 11:24:05 WIB

Pimpinan KPK: Semangat Sumpah Pemuda Relevan agar Kita Tak Tersekat-sekat
Pimpinan KPK: Semangat Sumpah Pemuda Relevan agar Kita Tak Tersekat-sekat

Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief mengatakan, semangat Sumpah Pemuda bisa menjadi perekat bangsa. Hal tersebut disampaikan Syarief seusai upacara peringatan Sumpah Pemuda, di Halaman Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin ...Selanjutnya

Jumat, 20 November 2017 17:35:09 WIB

Jokowi Anggap Kegaduhan DPR-KPK Dinamika Biasa dalam Demokrasi
Jokowi Anggap Kegaduhan DPR-KPK Dinamika Biasa dalam Demokrasi

Jakarta - Presiden Joko Widodo menganggap kegaduhan politik di DPR terkait KPK merupakan dinamika yang biasa dalam demokrasi. Bagi Jokowi, yang terpenting adalah masalah itu akhirnya akan selesai dengan baik.


"Itu dinamika dalam demokrasi. Biasa saja. ...Selanjutnya