LATEST NEWS

Natuna

Warga Minta KM Senoa Dioperasikan

Senin, 14 Maret 2016 15:03:22 WIB

Warga Minta KM Senoa Dioperasikan
Photo :

Natuna - Warga Kecamatan Bunguran Utara meminta KM Senoa bantuan dari Kementerian KPDT segera dioperasikan. Soalnya keberadaan kapal tesebut sangat diperlukan warga untuk memerlukan keperluan transportasi laut.

Camat Bunguran Utara, Izhar menyebutkan, transportasi laut yang bisa diakses oleh warganya sangat terbatas saat ini terutama sekali bagi warga yang berada di pulau-pulau kecil yang ada di wilayah kecamatan yang dipimpinnya.

Menurutntya, transportasi laut merupakan alternatif paling trand bagi warganya untuk melakukan intraksi dan transaksi dengan warga yang ada di luar Kecamatan Bunguran Utara. "Warga sudah banyak yang minta agar kapal Senoa itu bisa segera dioperasikan oleh pemerintah, soalnya mereka sangat memrlukannya," kata Camat Izhar di Ranai, Jumat (11/3).

Apalagi sambung Izhar, saat warga sangat memerlukan alat transportasi laut yang standar dan refresntatif untuk bepergian di laut Natuna yang notabene ekstrim secara tiba-tiba dan teduh secara tiba-tiba.

Dikatakannya, setelah kejadian yang menimpa warganya pada pristiwa tengelamnya pompong di perairan antara Kecamatan Bunguran Barat dan Bunguran Utara itu membuat warganya was-was menggunakan alat transportasi tradisional seperti halnya pompong yang biasa mereka pergunakan.

"Apalagi sekarang ini mereka takut-takut saja naik pompong setelah kejadian tenggelam kemarin itu. Makanya mereka minta agar kapal Senoa  yang kita tahu lebih canggih dan tangguh itu segera bisa dioperasikan, sehingga mereka nyaman di perjalanan," terangnya.

Selain standarisasi yang dimiliki KM Senoa tersebut, warga juga berharap kapal itu bisa dioperasikan secepatnya kerena kapal itu jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan kapal tradisional yang dipergunakan warga.

Selama ini, bila warga hendak ke Bunguran Barat unuk keperluan berbelanja dan bekerja mereka mesti mengarungi laut selama kurang lebih 2 hingga 4 jam. Kecepatan dan kelambanan kapal pompong sangat dipengaruhi oleh keadaan laut.

"Kemudian kapanya juga cepat, jadi warga ingin sekali kapal itu segera jalan dan bisa menyentuh mereka. Selama ini kita kalau naik pomong ke Sedanau (Bunguran Barat) kita butuh waktu minimal 2 jam itu pun kalau bagus cuaca tapi kalau cuaca lagi buruk, bisa sampai 4 jam. Semoga saja Bunguran Utara juga kebagian rute kapal itu," pungkasnya.