LATEST NEWS

Natuna

Gubernur : MDGs Memiliki Delapan Tujuan Pembangunan

Senin, 06 Mei 2013 01:49:25 WIB

Gubernur : MDGs Memiliki Delapan Tujuan Pembangunan
Photo : Gubernur Kepri H.M.Sani

Ranai - Millennium Development Goals (MDGs) merupakan program internasional yang wajib diselenggarakan daerah sebab dengannya persoalan-persoalan pembangunan bisa teratasi. Demikian disampaikan Gubernur Kepri, H M Sani pada acara peletakan batu pertama Bandara Ranai Sabtu (4/5).

Gubernur Sani mengatakan, MDGs atau tujuan pembangunan milenium memiliki delapan tujuan di antarananya pengentasan kemiskinan (Taskin), pendidikan, gender, kes ibu hamil, HIV/AIDS, malaria, lingkungan hidup,  yang kesemuanya itu ingin dicapai  berbagai bangsa pada tahun 2015 untuk menjawab tantangan-tantangan utama pembangunan di seluruh dunia.

"MDGs merupakan komitmen bersama negara-negara maju dan negara-negara berkembang dalam menangani permasalahan utama pembangunan termasuk didalamnya kemiskinan dan hak asasi manusia di dalam satu paket," katanya.

Menjalankan program ini, Pemerintah Proipinsi Kepri bersama pemerintah kabupaten dan kota telah mengambil -langkah pasti mulai dari pengentasan kemiskinan.

Gubernur Sani mengatakan, pemerintah terus bekerja keras, meretas semua indikator atas persoalan yang ada di Kepri, diantaranya  melaksanakan program RTLH, Menggalakan pendidikan wajib belajar 12 tahun bahan tahun depan kita ingin 15 tahun," tuturnya.

Khusus untuk RTLH, tambahnya lagi, pemerintah telah menggarkan dana cukup besar  sejak 2011 lalu, "sejak tahun 2011 untuk RTLH kita sudah menyediakan dana sebesar Rp.250 miliar pertahun dengan target jumlah RTLH di Kepri sebanyak 8.000 unit maka dalam setahun ini kita sudah menganggarkan dana sebesar Rp.750 miliar untuk menkatkan kesejeahteraan masayrakat miskin," terangnya.

Demikian juga dengan ekonomi mikro dan makro pemerintah Kepri terus meningkatkan pengerjaannya, "sedangkan capaian mikro kita meningkat jadi 12 persen pada tahun ini dari ketentuan 18 persen demikian juga dengan ekonomi makro kita bahkan mencapai lebih dari target 5 persen menjadi 6 persen," ujarnya.   

Selanjutnya di sektor kesehatan, khususnya pada penanggulangan dan pencegahan penyakit HIV/AIDS pemerintah provinsi terus gencar melakukan sosialisasi guna melakukan pencegahan berkembangnya penyakit di maksud.

"untuk kesehatan, terutama persoalan HIV/AIDS, saya sudah memberikan edaran untuk menekankan kepada seluruh staf yang ada di bawah naungan pemerintah Kepri, kabupaten dan kota yang ada di Porvinsi kepri agar membentuk jadwal setiap hari Senin turun ke lapangan khususnya sekolah-sekolah untuk mensosiasilasikan bahaya HIV/AIDS ini," paparnya.

Upaya-upaya di atas tambah Gubernur Sani, membuahkan hasil sehingga Kepri mendapatkan rangking tiga di tingkat nasional dalam pelaksanaan program di atas.

"Dengan perolehan perestasi mencapai 81 persen itu tadi, kita masih kalah dengan NTB yang mendapatkan rangking satu dan Sulawesi Tengah rengking dua, namun kita mesti berbangga dengan perolehan ini dan ke depan kita harus meningkatkannya,"  ujarnya(Hln)