LATEST NEWS

Natuna

Natuna Usung Konsep MEA

Senin, 02 April 2018 11:17:06 WIB

Natuna Usung Konsep MEA
Photo :

NATUNA - Pemerintah Kabupaten Natuna telah menetapkan konsep wisata Natuna yakni  Marine Ekowisata dan Arkeologi (MEA). Konsep ini dipilih karena alasan kandungan khazanah kekayaan Natuna termuat pada faktor-faktor di atas. Natuna memiliki 150 pulau yang dilengkapi secara natural dengan pantai dan ekosistemnya yang beraneka ragam. Lautnya yang luas sudah barang tentu menjadi satu unsur pariwisata yang luas.

Kemudian dari sisi ekologi, Natuna juga dinyatakan kaya dengan flora dan fauna serta seluruh makhluq hidup yang terintegrasi dari puncak gunung dan bukit hingga ke dasar laut. Fakta ini mendorong Natuna menjadikan ekowisata sebagai baigan dari komsep kepariwisataan.

Selanjutnya, Natuna sudah mashur di se antero dunia dengan kekayaan benda purbanya. Potensi kuno yang dimiliki Natuna bukan hanya terkandung di darat tapi juga di laut yang dikenal dengan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) dan kapal-kapal kuno yang berada di kolong Laut Natuna Utara.

"Untuk kepariwisataan kita terfokus  mengekaploitasi apa yang kita miliki dulu. Di Natuna kita punya laut yang luas, ekologi yang bagus dan kepurbakalaan yang banyak dengan berbagai usia. Konsepnya sudah kita tetapkan sebagai MEA," kata Kadisparbud Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi di kantornya, kemarin.

Ia mengaku yakin, konsep ini bisa dikembangkan dan laku dijual pada pasar kepariwisataan internasional karena tidak sedikit daerah maupun negara lain yang telah sukses menggolkannya sebagai konsep yang handal di bidang kepariwisataan.

"Ketiga faktor ini bisa kita garap dan laku untuk pariwisata. Ketiganya jadi trend pariwisata dunia sejak dulu. Alasan ini juga sebenarnya yang mendorong kita membuat kinsep MEA," sebutnya.

Untuk merealisasikannya, pemerintah tengah gencar melakukan indetifikasi terhadap spot - spot yang bernilai tingggi terhadap pariwisata. "Kita sedang melakukan maping kepariwisatan. Nantinya sebuah lokasi akan kita tentukan jenis wisatanya sesuai dengan kandungnya agar tidak keluar dari konsep MEA," jelasnya.

Selain upaya diatas, pemerintah juga tengah gencar melakukan sosialisasi mengenai MEA kepada masyarakat dan penikmat wisata agar masyarakat sebagai pelaku usaha pariwisata menjadi lebih proaktif.

"Masyarakat kita ajak proaktif menjalani konsep ini karena mereka yang paling mengetahui lingkungannya sendiri dan mengatahui kandungannya. Upaya dan konsep ini harus didukung oleh masyarakat," ucapnya mengakhiri.