LATEST NEWS

Natuna

Natuna - Anambas Bentuk Tim Kerja Pemekaran Provinsi

Jumat, 09 Maret 2018 11:47:16 WIB

Natuna - Anambas Bentuk Tim Kerja Pemekaran Provinsi
Photo : Ilustrasi

NATUNA - Rencana pembentukan Provinsi khusus, Kepulauan Natuna-Anambas yang memisahkan diri dari Provinsi Kepri kembali digaungkan Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal disela Paripurna DPRD Natuna, Kamis (8/3). “Namanya Provinsi Kepulauan Natuna Anambas (KNA). Dan direncanakan segera membentuk tim kerja merumuskan Pemekaran Provinsi KNA,” kata Hamid Rizal.

Menurut Hamid Rizal, semua pihak yakin pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Natuna Selatan (Nasel) dan Natuna Barat (Nabar) bisa terlaksana pada 2019 mendatang. Dan dapat mendukung rumusan persyaratan dibentuknya Provinsi khusus perbatasan.

Berdasarkan undang-undang Nomor 23 tahun 2014 pasal 49 ayat 1, 2, 3 dan pasal 50 ayat 1 dan 2 tentang Pemerintah Daerah. Pada aturan tersebut Natuna merupakan salah satu daerah yang mencukupi syarat untuk mendapatkan jatah pemerkaran daerah dalam waktu dekat.

“2019 nanti saya yakin akan ada dua Kabupaten baru di Natuna. Aturannya sudah ada dan Natuna telah mencukupi syarat untuk itu,” tegasnya dihadapan anggota DPRD Natuna saat pidato pengantar tujuh Ranperda.

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa daerah terluar, perbatasan dan kepulauan menjadi prioritas pembentukan DOB bagi pemerintahan periode ini. Hal ini bertujuan untuk memacu laju pembangunan di wilayah-wilayah. Tujuannya untuk memaksimalkan upaya pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam di wilayah setempat.

“Selain syarat yang ada di atauran itu, secara faktual kita di Natuna sudah melakukan segala jenis tahapan dan prosedur yang berlaku untuk pembentukan DOB,” ujarnya.

Mengenai syarat demografis, ia mengaku kekurangan pada syarat itu bisa ditutupi oleh syarat-syarat lainnya. “Jumlah penduduk di Natuna memang kurang, tetapi bisa ditutupi luas wilayah yang cukup, sumberdaya alam yang berlimpah, letak georgrafis yang strategis dan rawan ancaman,” ujarnya.

Dalam upaya ini, Bupati Hamid mengaku telah menyiapkan berbagai langkah dan perangkat untuk percepatan realisasi DOB itu. “Timnya sedang bekerja, kita juga melakukan berbagai lobi ke pusat. Dalam waktu dekat ini Pak Presiden rencananya akan berkunjung ke Natuna, maka saya mengajak kita semua untuk menyampaikan hal ini kepada beliau. Dewan harus menyampaikannya kepada Pak Presiden,” ujarnya.