LATEST NEWS

Nasional

Selasa, 23 Januari 2018 13:54:22 WIB

Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri
Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Jakarta - Presiden Joko Widodo mengumpulkan para gubernur dan Ketua DPRD dari 34 provinsi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/1/2018). Jokowi mengingatkan agar para gubernur dan Ketua DPRD tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri.


Setiap kebijakan yang dibuat ...Selanjutnya

Kamis, 23 Januari 2018 18:10:45 WIB

Wapres Sebut Anggaran Belanja Barang dan Modal Sasaran Korupsi
Wapres Sebut Anggaran Belanja Barang dan Modal Sasaran Korupsi

Jakarta - Membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tingkat Nasional (Rakorwasdanas) Tahun 2017, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengingatkan agar seluruh pejabat di daerah tidak melanggar hukum. Pengawasan menjadi percuma jika tetap melakukan ...Selanjutnya

Rabu, 23 Januari 2018 15:00:34 WIB

Jokowi: Urusan Politik Jangan Dicampur Aduk Ekonomi
Jokowi: Urusan Politik Jangan Dicampur Aduk Ekonomi

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak kalangan pelaku usaha bersikap bijak dengan tidak menyampur aduk antara masalah politik dan ekonomi. Presiden Jokowi menyatakan, antara politik dan ekonomi harus ada sekat yang memisahkan sehingga tidak ...Selanjutnya

Selasa, 23 Januari 2018 17:39:59 WIB

MK Putuskan Anggota DPR, DPD, DPRD yang Maju Pilkada Harus Mundur
MK Putuskan Anggota DPR, DPD, DPRD yang Maju Pilkada Harus Mundur

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan yang diajukan anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PKB periode 2014-2019, Abdul Wahid yang merasa hak konstitusionalnya dirugikan atas berlakunya Pasal 7 ayat (2) huruf s UU No.10 ...Selanjutnya

Senin, 23 Januari 2018 17:13:41 WIB

Politisi Senior Golkar: Ketua DPR Harus Bersih dari Masalah Korupsi
Politisi Senior Golkar: Ketua DPR Harus Bersih dari Masalah Korupsi

Jakarta - Politisi senior Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengatakan, pembenahan Partai Golkar harus dilakukan dengan revolusi besar-besaran. Sebab, kasus hukum yang dialami Ketua Umum Setya Novanto, menurut Hajriyanto, sejatinya telah merusak kelembagaan partai.


Oleh ...Selanjutnya