LATEST NEWS

Nasional

Selasa, 21 November 2017 10:59:41 WIB

Jokowi Berkantor di Istana Bogor Mulai Desember, Ada Apa?
Jokowi Berkantor di Istana Bogor Mulai Desember, Ada Apa?

Jakarta - Mulai 1 Desember 2017 Presiden Joko Widodo berkantor di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. "Betul. Biar lebih nyaman," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada wartawan, Selasa (21/11/2017).


Artinya, Jokowi tidak perlu menempuh ...Selanjutnya

Jumat, 21 November 2017 15:17:52 WIB

Pertemuan Jokowi-Prabowo Dinilai Sindiran untuk SBY
Pertemuan Jokowi-Prabowo Dinilai Sindiran untuk SBY

Jakarta - Presiden Jokowi kembali menunjukkan keakraban dengan mantan kompetitornya dalam Pemilihan Presiden 2014 lalu, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dua tokoh tersebut bertemu di Istana Merdeka pada Kamis, 17 November 2016, kemarin.


Selanjutnya

Jumat, 21 November 2017 15:31:47 WIB

GNPF-MUI Pastikan Aksi Damai Bela Islam III Digelar 2 Desember
GNPF-MUI Pastikan Aksi Damai Bela Islam III Digelar 2 Desember

Jakarta - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI (GNPF-MUI) menyatakan sikap bahwa pada 2 Desember 2016 akan menggelar aksi bela Islam III di sepanjang jalan protokol Sudirman-Thamrin (Bundaran HI). "GNPF-MUI akan menggelar aksi bela Islam III pada ...Selanjutnya

Kamis, 21 November 2017 13:20:35 WIB

Waspadai Isu Ahok Digunakan untuk Jatuhkan Jokowi
Waspadai Isu Ahok Digunakan untuk Jatuhkan Jokowi

Jakarta - Polri diminta mewaspadai adanya agenda khusus dari kelompok ekstrem kanan yang akan menggalang demonstrasi pada 25 November 2016. Kelompok tersebut mencoba menggunakan isu Ahok untuk menjatuhkan pemerintahan pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 


Peringatan ...Selanjutnya

Rabu, 21 November 2017 12:22:31 WIB

Ahok Tersangka, Kapolri: Kami Bekerja Bukan karena Tekanan
Ahok Tersangka, Kapolri: Kami Bekerja Bukan karena Tekanan

Jakarta  - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengemukakan, pihaknya siap menghadapi segala risiko dari keputusan yang diambil dalam kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.


"Kami siap dengan risikonya yang penting kami bekerja ...Selanjutnya