LATEST NEWS

Nasional

Jumat, 23 Februari 2018 11:37:45 WIB

Tak Hanya Legislasi, Fungsi Pengawasan DPR Juga Dianggap Buruk
Tak Hanya Legislasi, Fungsi Pengawasan DPR Juga Dianggap Buruk

JAKARTA - Tak hanya soal kinerja legislasi DPR RI yang dianggap buruk, kinerja pengawasan DPR pun dianggap tak kalah buruknya. Peniliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia ( Formappi) M Djadijono mengatakan, para wakil rakyat tersebut tak ...Selanjutnya

Kamis, 23 Februari 2018 18:10:45 WIB

Wapres Sebut Anggaran Belanja Barang dan Modal Sasaran Korupsi
Wapres Sebut Anggaran Belanja Barang dan Modal Sasaran Korupsi

Jakarta - Membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tingkat Nasional (Rakorwasdanas) Tahun 2017, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengingatkan agar seluruh pejabat di daerah tidak melanggar hukum. Pengawasan menjadi percuma jika tetap melakukan ...Selanjutnya

Rabu, 23 Februari 2018 15:00:34 WIB

Jokowi: Urusan Politik Jangan Dicampur Aduk Ekonomi
Jokowi: Urusan Politik Jangan Dicampur Aduk Ekonomi

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak kalangan pelaku usaha bersikap bijak dengan tidak menyampur aduk antara masalah politik dan ekonomi. Presiden Jokowi menyatakan, antara politik dan ekonomi harus ada sekat yang memisahkan sehingga tidak ...Selanjutnya

Selasa, 23 Februari 2018 17:39:59 WIB

MK Putuskan Anggota DPR, DPD, DPRD yang Maju Pilkada Harus Mundur
MK Putuskan Anggota DPR, DPD, DPRD yang Maju Pilkada Harus Mundur

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan yang diajukan anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PKB periode 2014-2019, Abdul Wahid yang merasa hak konstitusionalnya dirugikan atas berlakunya Pasal 7 ayat (2) huruf s UU No.10 ...Selanjutnya

Senin, 23 Februari 2018 17:13:41 WIB

Politisi Senior Golkar: Ketua DPR Harus Bersih dari Masalah Korupsi
Politisi Senior Golkar: Ketua DPR Harus Bersih dari Masalah Korupsi

Jakarta - Politisi senior Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengatakan, pembenahan Partai Golkar harus dilakukan dengan revolusi besar-besaran. Sebab, kasus hukum yang dialami Ketua Umum Setya Novanto, menurut Hajriyanto, sejatinya telah merusak kelembagaan partai.


Oleh ...Selanjutnya