LATEST NEWS

Batam

Karyawan Cladtek Kembali Masuk Kerja

Rabu, 04 April 2018 11:58:37 WIB

Karyawan Cladtek Kembali Masuk Kerja
Photo : Perusahaan dan Serikat Bersepakat di Depan Komisi

BATAM - Ratusan karyawan PT Cladtek dari Departemen Produksi, khusunya bagian Welding Overlay kembali masuk kerja. Hal tersebut setelah pihak managemen PT Cladtek dan Serikat Pekerja (SP) menemukan kata sepakat, Selasa (3/4) di ruang pertemuan PT Cladtek, Batuampar. Pertemuan dan kata sepakat tersebut tercapai di depan rombongan Komisi IV DPRD Batam yang dihadiri langsung Sekretaris Komisi IV Udin P Sihaloho, Wakil Ketua Komisi IV Yunus Spi dan anggota Komisi IV Bobi Alexander Siregar, serta perwakilan Disnaker Batam Tukiman, managemen PT Cladtek dan Legalnya Fanny Iod serta Ketua SPSI Kepri Syaiful Badri Sofyan, Ketua DPC SPSI Tengku Afka dan Ketua PUK PT Cladtek Surya Sastra. 

Sebagaimana diketaui bersama, yakni pada Senin (2/4) ratusan karyawan permanen PT Gladtek yang berlokasi di Batuampar tersebut tertahan di luar pagar perusahaan. Mereka tidak diperbolehkan masuk kerja sebelum menandatangani surat perjanjian yang disodorkan oleh managemen perusahaan. Pada Selasa (3/4) pagi karyawan mendatangi DPRD Batam untuk RDP yang disusul dengan kunjungan Komisi IV ke lokasi perusahaan.  

Usai perundingan, Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho dihadapan ratusan pekerja PT Cladtek mengatakan bahwa sesuai hasil kesepakatan antara managemen dengan serikat pekerja disepakati mulai hari ini atau paling lambat besok, Rabu (4/4) seluruh pekerja yang sebelumnya tidak boleh masuk, kembali masuk dan bekerja seperi biasa.  

"Sesuai kesepakan kita, ratusan pekerja yang sebelumnya tidak boleh masuk, kini boleh masuk kembali," tegas Udin. 

Dijelaskan Politisi PDIP ini, bahwa sebelumnya terjadi miskomunikasi antara managemen dengan pihak serikat. Dimana perjanjian yang dimaksudkan oleh serikat hanyalah sebuah pemberitahuan semata. Begitu juga di pihak managemen, karena menurut mereka pemberitahuan tersebut harus ditandatangani. 

"Hanya miskomunikasi, dan sudah kita dapatkan kata sepakat," ungkapnya. 

Ketua SPSI Kepri, Syaiful Badri Sofyan mengaku menyambut baik hasil pertemuan tersebut, namun demikian ia mengingatkan semua pihak agar mengikuti aturan main sebagaimana disammpaikan oleh Disnaker di pertemuan. 

 

"Kita sepakati apa yang sudah disepakati bersama, sembari poin-poin pemberitahuan tersebut kita bahas lebih lanjut untuk menjadi poin PKB," ungkapnya. 

 

Begitu juga ditambahkan oleh Tengku Afka Asri selaku Ketua DPC SPSI, bahwa keberadaan serikat harusnya dirangkul dan diajak untuk berunding bilamana terjadi persoalan. Karenanya, ia menyambut baik terjadinya perundingan tersebut. 

"Inilah yang kita harapkan, ketika terjadi persoalan kita dudukkan bersama untuk mencari solusi," tambahnya. 

Sementara itu, Fanny Iood Siregar selaku Legal PT Cladtek mengatakan bahwa berbagai perubahan yang terjadi dan dilakukan oleh managemen sebagai upaya untuk meningkatkan produksi perusahaan. Karenanya ia berupaya agar perubahan tersebut sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan. 

"Ini semata-mata untuk peningkatan produksi perusahaan, dan saya sudah ingatkan agar setiap perubahan sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku di negara Indoenesia," terangnya. 

Setelah seluruh hasil pertemuan disampaikan, rombongan Komisi IV DPRD Batam bersama Disnaker Batam meninggalkan lokasi, begitu keberadaan ratusan pekerja mulai beraktivitas kembali, begitu juga yang masuk di ship malam.