LATEST NEWS

Batam

Ribuan Buruh "Kepung" Kantor Disnaker Batam

Rabu, 14 Maret 2018 13:59:50 WIB

Ribuan Buruh "Kepung" Kantor Disnaker Batam
Photo : Desak Penetapan UMSK

BATAM - Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai Serikat Pekerja seperti SPSI, SBSI, FSPMI dan Garmet menggelar demonstrasi di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Selasa (13/3) di Sekupang. Melalui sejumlah oratornya, buruh menyampaikan sejumlah tuntutan. Diantaranya mendesak Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti bisa menetapkan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) tahun 2018 yang seharusnya ditetapkan dalam pertemuan hari ini. 

"Kita minta Kadisnaker segera menetapkan upah sektoral, tapi apa yang kita harapkan seperti hanya mimpi. Buktinya pertemuan hari ini ditunda tanpa alasan yang pasti," teriak salah seorang orator. 

Menurutnya, Kadisnaker tidak berpihak kepada pekerja. Hal ini terbukti dengan tidak adanya penetapan UMSK untuk pekerja, padahal menurutnya itu adalah hak buruh yang diatur dalam undang-undang. 

Ketidakhadiran Kadisnaker di tengah-tengah demonstran, sempat membuat suasana memanas dan akhirnya Kasat Binmas Polresta Barelang, Kompol S Dalimunte turun langsung memberikan pengarahan agar demonstran tetap jaga ketertiban dan keamanan, tidak mudah terprovokator. 

"Yang namanya tuntutan harus tetap pada kondisi aman dan tertib. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama," ungkap Kompol S Dalimunte. Sebelum long marc ke Kantor Disnaker, terlebih dahulu buruh berkumpul dan berorasi di Simpang Panbil, Mukakuning. Selain titik kumpul lainnya seperti di simpang Base Camp. 

Akibat aksi damai ini, arus lalu lintas di sepanjang jalan Ahmad Yani, Mukakuning, jalan dari Simpang Base Camp menuju Simpang Lampu Merah Sei Harapan, dan juga sepanjang jalan yang dilalui oleh ribuan pengunjuk rasa, meski aksi mendapat pengawalan ketat oleh pihak Kepolisian.

Kendaraan roda empat susah bergerak. Sementara kendaraan roda dua masih bisa bergerak sebab memanfaatkan trotoar jalan untuk menghindari kemacetan. Situasi tersebut pun menjadi keluhan serius bagi pengendara umum lainnya. Akibat aksi tersebut sebagian warga harus telat ke tempat kerja ataupun ke Bandara Hang Nadim Batam hingga ketempat lainnya.

"Ini mau ke Bandara pak padahal jalan macet total. Sementara cek in pukul 10.00 WIB nanti. Makanya bingung mau gimana lagi dan takut telat," ujar Sandro, seorang penumpang mobil taksi yang terjebak macet disimpang Panbil, pagi kemarin.

Di depan kantor Disnaker juga terlihat juga selembaran kertas diletakkan di jalan depan gerbang kantor Disnaker dengan foto Kadisnaker yang bertuliskan "DPO Buruh Batam".