LATEST NEWS

Batam

Rumuskan Masa Depan Ekonomi Batam, Tiga Menteri Hadiri Batam Economic Forum

Jumat, 23 Februari 2018 11:13:27 WIB

Rumuskan Masa Depan Ekonomi Batam, Tiga Menteri Hadiri Batam Economic Forum
Photo :

BATAM - Sejumlah pebisnis dalam negeri dan mancanegara akan berkumpul dalam ajang Batam Economic Forum yang akan digelar di Hotel Radison Batam, Selasa (27/2) mendatang. Forum ini juga akan dihadiri sejumlah menteri serta pembicara dari luar negeri sebagai pembicara.

“Batam Economic Forum bertujuan untuk berbagi pengembangan strategis ekonomi terkini dan terus merumuskan pemikiran baru dengan harapan dapat mendongrak ekonomi Batam,” kata Deputi V Badan Pengusahaan (BP) Batam, Bambang Purwanto, Kamis (22/2) di Gedung BP Batam.

Pertemuan ini akan dihadiri tiga menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang akan menjadi keynote speaker, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, pendiri Berkarya Indonesia Ilham Habibie, dan tentu saja pebisnis terkemuka yang datang baik lokal maupun mancanegara.

“Pebisnis mancanegara yang akan hadir datang dari Singapura, Malaysia, Hongkong, dan lainnya,” ujarnya.

Menurut Bambang, potensi Batam terlalu bagus untuk tidak dikelola dengan optimal, contohnya saja ada 70 ribu kapal yang berlalu lalang tiap harinya di Selat Malaka. “Batam ini sangat dinamis. Potensinya berdasarkan lokasi sangat besar. Ada juga beragam insentif yang tentu saja dapat membangun pijakan ekonomi yang kuat,” paparnya.

Batam Economic Forum akan dibagi dalam tiga sesi diskusi. Diskusi pertama akan membahas mengenai pergerakan zona ekonomi Batam di masa depan. Pembicaranya antara lain Minister Counselor of The Economic and Commercial Counselor’s Office of The Embassy of China Wang Liping. Ia akan memaparkan potensi investasi Tiongkok.

Lalu Deputi II BP Batam Yusmar Anggadinata yang akan memaparkan konsep ekonomi Batam ke depan. Dan juga Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk.

Sesi diskusi kedua akan membahas pengembangan Batam sebagai hub-digital untuk industri teknologi tinggi dan pariwisata. Pembicaranya antara lain Sabrina Lu, Ketua Kadin Kepri Achmad Makruf Maulana, pematung Indonesia I Nyoman Nuarta, dan Bos Panbil Group Johannes Kennedy.

Dan di sesi terakhir akan membahas mengenai pembangunan infrastruktur untuk masa depan Batam. Pembicaranya antara lain Deputi III BP Batam Dwianto Eko Winaryo, Presiden Direktur Bright PLN Batam Dadang Kurniadipura, Executive Director and Chief Executive Officer Pollux Habibie Nico Po, Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi, Presdir Pelindo I Bambang Eka, dan Executive Vice Presiden Telkomsel Area Sumatera Paulus Djatmiko.

Setelah acara ini, ada sejumlah kegiatan di Hotel Radison yang akan digelar mulai tanggal 1 hingga 4 maret. Acara tersebut melibatkan masyarakat Batam untuk membahas masa depan ekonomi Batam, khususnya kalangan anak muda akan diajak ikut berpartisipasi.

“Batam itu punya kontribusi 60 persen dari PDRB Kepri sehingga sangat potensial untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Acara ini digelar berkat kerja sama antara BP Batam dan Indonesia Economic Forum. Willyana, perwakilan dari Indonesia Economic Forum mengatakan forum ini sudah memasuki tahun kelima penyelenggaraan.

“Forum ini merupakan ajang bergengsi tempat berkumpulnya para pengusaha, pemimpin perusahaan, pengambil kebijakan dan stakeholder lainnya,” jelasnya.