LATEST NEWS

Batam

BP Batam Kembangkan Hang Nadim Menjadi Logistic Airport

Selasa, 14 November 2017 17:19:03 WIB

BP Batam Kembangkan Hang Nadim Menjadi Logistic Airport
Photo :

Batam – Sebelumnya direncanakan Bandara Hang Nadim menjadi pusat aerotropolis, konsep kota, dengan bandar udara sebagai pusatnya. Namun konsep ini lebih dirinci oleh jajaran Pimpinan BP Batam yang baru. “Kami akan mengembangkan konsep logistical airport,” kata Deputi bidang perencanaan, pengembangan dan promosi BP Batam, Yusmar Anggadinata, Senin (13/11).

Ia menjelaskan konsep Bandara Hang Nadim ini, nantinya tak hanya membuat nyaman para pengusaha bergerak di bidang industri atau perdagangan. Tapi juga dibidang pariwisata. Ada tiga sektor yang akan dirangkul oleh BP Batam.

“Hang Nadim akan memfasilitasi logistik pariwisata, industri dan perdagangan,” ungkapnya.

Hang Nadim, kata Yusmar akan mendukung kegiatan Industri dan Perdagangan. Untuk kedua sektor ini, BP Batam akan mengembangkan sistem ‘Trade anda Logistics Facilitation. Dengan sistem ini, dapat memperlancar segala kegiatan di industri dan perdagangan.

“Kami akan secara aktiv mendukung kegiatan itu,” ujarnya.

Tak hanya memperhatikan kelancaran dalam industri dan perdagangan. Yusmar berharap konsep logistical airport ini nantinya, akan tetap membuat para turis yang berkunjung di Batam merasa nyaman saat dengan pelayanan Bandara International Hang Nadim.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono menuturkan pihaknya sedang menyelesaikan masterplan Bandara International Hang Nadim. Pimpinan BP Batam yang baru, kata Andi, memberikan beberapa masukan untuk menyempurnakan master plan ini.

“Diperkirakan akhir bulan Desember sudah selesai,” ungkapnya.

Bandara Hang Nadim, dari tahun pertahun terus berkembang. General Manager Marketing Hang Nadim Batam Dendi Gustinandar, mengatakan tahun lalu Hang Nadim hanya dapat menampung 5 juta penumpang. Tapi tahun ini sudah dapat menampung 6 juta penumpang. Dapat menampung sebanyak 21 pesawat berbadan sedang, dalam waktu yang bersamaan.

“Saat ini ada 9 gate dan 6 garbarata,” ujarnya.

Dendi mengatakan hingga semester awal tahun ini, tercatat sebanyak 3,1 juta orang penumpang. Naik 7.75 persen dibandingkan tahun lalu. “Tahun lalu itu disemester awal hanya 2,9 juta,” ucapnya.

Sementara itu untuk penerbangan, dalam satu semester ini terdapat 21.812 flight. Dengan rata-rata perharinya ada 144 flight untuk penerbangan domestik dan international. Untuk domestik Hang Nadim terkoneksi ke 23 daerah, dengan rincian 12 di Pulau Sumatera, 8 destinasi di Pulau Jawa, 2 di Kalimantan, satu di Kepri. Sedangkan rute international, baru satu yakni ke Subang.

Di Kawasan Bandara Hang Nadim tak hanya berkutat untuk melayani penumpang saja. Tapi juga ada fasilitas perawatan pesawat. Dendi mengatakan di Hang Nadim sudah ada maintenance, repair, and overhaul (MRO) Batam Aero Technic (BAT) milik Lion Air Group. Dan ke depan bila semua sesuai rencana, Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia akan menempati salah satu tempat di Hang Nadim.

“GMF masih MoU,” ungkapnya.

Dendi mengatakan proses investasi GMF ini masih terus berjalan hingga kini.

Sumber Batam Pos di BP Batam menyebutkan bahwa Bandara International Hang Nadim, memiliki konsep yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Konsep yang diusung, dengan memikirkan potensi yang terjadi di masa depan.

“Lebih advant. Pastinya pemikirannya lebih jauh ke depan,” tuturnya.